Trave(love)ing

Trave(love)ing❮Download❯ ➺ Trave(love)ing Author Roy Saputra – Heartforum.co.uk Traveling BrokenMoveOn TraveLoveing Empat sahabat terdampar di tempat yang berbeda untuk satu alasan yang sama Mengobati patah hati Dendi berjuang mengejar seseorang sampai ke Bangkok demi sepotong ha Traveling BrokenMoveOn TraveLoveing Empat sahabat terdampar di tempat yang berbeda untuk satu alasan yang sama Mengobati patah hati Dendi berjuang mengejar seseorang sampai ke Bangkok demi sepotong hati yang baru Selama di Bali Grahita berusaha mengikis kenangan akanseseorangyang ia beri nam Mr Kopi Dalam balutan abaya yang eleganMia berkontemplasi sepanjang gurun di Dubai Sementara Roy malah terjebak masa lalu saat ingin menonton kesebelasan pujaannya Liverpool beraksi di Kuala LumpurSatu per satu mereka bertutur dengan jujur tentang perjalanan cintanya yang dibungkus keseruan traveling Cerita keempatanak manusia ini terkait saat bertemu tak sengaja atau bercakap lewat berbagai media Temukan akhir kisahnya sambil menikmatipemandangan khas Ubud hebohnya naik tuk tuk syahdunya kuil di Batu Cave serta megahnya Burj KhalifaPengantarwindyariestanty penulis Life TravelerBuku ini dengan sangat renyah mengisahkanbagaimana perjalana menjadi amat kaya dengan emosi karena diimbuhi hentakan hatiAlberthieneE – penulisTraveloveing Bukan cuma kisah tentang perjalanan dan bukan pula sekadar kisah cinta Empat anak muda pergi ke tempat tempat terindah di dunia Ada yang terluka ada yang ingin lupa Empat kisah berbeda dengan balutan rima yang saya sukafatimaalkaff – penikmat sastra dan literaturBetapa Traveloveing membuat kami ingin merasakan sensasi impulsif dari sebuah perjalanan Semacam ajakan untuk meninggalkan kubikel berukuran xm dan pergi untuk kemudian tersesat dalam pengalaman yang serba baru Let’s get lost Anywhere we don’t carepervertauditor – pelakon audit impulsive traveler wannabe loveable character on Twitter.

Sudah menulis sejak tahun Sampai saat ini telah menulis buku di antaranya buku antologi bersama penulis muda berbakat lainnyaLebih suka menulis komedi karena ia suka baca komedi dan beranggapan dunia sudah terlalu berat sehingga diperlukan bacaan yang ringan dan menghiburIa berkeyakinan bahwa menulis bukan hanya soal pencapaian tapi juga tanggung jawab kepada pembaca Untuk itu ia se.

Trave(love)ing MOBI Ä Paperback
  • Paperback
  • 256 pages
  • Trave(love)ing
  • Roy Saputra
  • Indonesian
  • 25 May 2016

10 thoughts on “Trave(love)ing

  1. Nina Ardianti says:

    Saya jarang banget baca buku tentang traveling tapi ketika salah satu penulis Traveloveing ini mengirimkan pesan kepada saya di Goodreads meminta untuk mereview bukunya saya pikir 'why not?' Maka ketika ada kesempatan ke toko buku saya beli buku iniOkay saya menyelesaikan buku ini lebih lama dari perkiraan sembilan hari dari buku ini pertama kali dibuka I don't know tapi setelah membaca beberapa bab pertama buku ini agak susah untuk terus membuat saya tetap engaged membacanya Kesan pertama saya buku ini mengingatkan kepada Travelers' Tales Belok Kanan Barcelona yang saya baca bertahun tahun yang lalu Empat sahabat saling bercerita tentang perjalanan di berbagai belahan dunia Jadi di halaman halaman awal ekspektasi saya cukup tinggi Namun memasuki halaman sekian puluh berikutnya saya merasa ada yang mengganjal ini ceritanya personal literatur atau fiksi sih? Kalau di Traveler's Tale kan saya bisa tahu bahwa itu adalah fiksi walaupun mungkin berdasarkan pengalaman yang para penulisnya pernah alami But there's no doubt that it's a fiction Sedangkan buku ini kalau dibilang fiksi ya tapi seperti kisah nyata dan saya yakin perjalanannya nyata Tapi kalau dibilang kisah nyata well yeah agak terlalu maksa dengan segala kebetulan ketemu di airport ketemu di Merlion ketemu dimana mana Kalau dari isinya saya sebenernya menyukai cerita tentang bagaimana seseorang melalui yang namanya patah hati Saya percaya bahwa setiap orang itu patah hati all you have to do is move on Dan ini yang coba diangkat oleh keempat penulis bagaimana mereka mengatasi patah hati dengan melakukan travelingDari keempatnya saya paling menyukai tulisan Dendi Menurut saya itu yang paling real dari sisi penulisan dan cara dia bercerita Perasaannya terlihat desperate patah hati tanpa dibuat galau berlebihan tapi juga konyol dan mengalir bebas Dan yang paling lucu menurut saya I enjoyed reading Dendi's part Selain itu menurut saya hanya bagian Dendi yang memliki alur cerita yang jelas ada permulaan konflik klimaks dan penyelesaian Jadi kalaupun ini memang maksudnya adalah fiksi gregetnya dapet lahSayangnya saya nggak menemukan hal yang sama di ketiga penulis lainnya Yang lain terlihat hanya sekedar ingin curhat lalu kemudian dijadikan buku Well bagian Roy nggak gitu gitu amat sih tapi saya merasa bahwa bagian Mya dan Grahita seperti itu Mungkin karena mereka perempuan sehingga lebih mellow? Atau mereka adalah masokis hati yang menikmati perasaan sakit dan galau akibat patah hati? I don't knowMemang banyak uote bagus dari hasil permainan hashtag rhyme para penulis tapi saya ngeliatnya ini agak terlalu berusaha untuk menjadikan semuanya uotable ya? Saya merasa justru jadinya ini malah ganggu apalagi postingan tweet yang banyak banget That's just not my thing walaupun mesti diakui bahwa sangat uotableDari segi penulisan yang berganti ganti pencerita di setiap bab saya sebenernya nggak ada masalah saya menikmatinya kok di Traveler's Tale Tapi sayangnya ini nggak ada pembeda siapa yang lagi bercerita Semua orang menggunakan kata 'gue' sehingga kalau saya nggak melihat pembatas bertuliskan nama yang menunjukkan siapa yang lagi bercerita saya mungkin akan menebak nebak walaupun pasti bakalan tahu juga sih Mungkin bisa dibedakan dengan satu orang memakai kata 'saya' yang lain pakai 'aku' atau 'gua' atau apalah yang pas baca bisa langsung tahu bahwa ini si Roy yang lagi ngomong Saya juga suka kok footnote nggak penting yang mewarnai banyak halaman disini cuma pada beberapa bagian saya ngerasa terlalu berlebihan terlalu maksa ajaOverall 3 dari 5 bintang Bikin buku sendiri itu susah bikin buku berempat pasti lebih susah karena banyak harus kompromi Semoga ke depannya lebih bagus dan nggak ada lagi galau yang overratedGood luck Dendi Roy Mya dan Grahita

  2. Lila Cyclist says:

    Cuma bertahan sampai di halaman 166 😥Mungkin saya yang salah baca sinopsis atau dugaan akan buku ini salah Semula saya pikir ini semacam travelove yang pernah saya baca beberapa waktu lalu Tau sendiri kalo saya ini penyuka buku buku traveling kecuali traveling dengan embel embel budget sekian pergi kemana gituTergeletak di meja diskon Gramedia embel embel travel tidak ragu saya memasukkan buku ini di keranjang belanja Setelah saya sampai rumah saya baru benar benar membaca sinopsis nya terus saya berpikir ooohhh ini traveling para galauers setelah putus cinta Baiklah Tidak ada salahnya saya mencoba membacanya Tapi setelah beberapa lembar awal saya merasa ini buku aneh Katanya traveling untuk move on tapi kenapa di lembar lembar tengah perjalanan mereka terselip cukup banyak kenangan manis bersama si dia Lha buat apa melarikan diri sampai Singapura Phuket Abu Dhabi ujung ujungnya masih mewek masih gagal move on Belum lagi catatan kaki yang gaje Tadinya saya pikir catatan kaki itu penting tapi ternyata garing banget Belum lagi guyonannya yang tak kalah crispy Di beberapa bagian masih terasa lucu sih sama seperti beberapa rhyme yang bagus Tapi selebihnya masih kisah kisah para durjana cinta sakit hati yang pengen move on tapi gagalKetika ke empat traveler gagal move on bercerita seru tentang perjalanan mereka saya masih merasa seru juga tapi ketika flashback pedih itu datang lagi lebih banyak saya skip Yang baca saja sebal apalagi mereka yang menuliskan cerita? Saya haulyain mereka sedikitnya menyiapkan 5 gulung besar tissue untuk banjir air mata mereka 😜😜😜Ya sudahlah Paling tidak saya punya buku bakal disumbangkan ke rumah buku mana saja yang menerima buku ini 😅😅😅

  3. Nana says:

    hummmi've patched my heart have decided my trip have planned to forgive then I found this bookdi buku ini ada 4 orang pencerita terkendala LDR berbeda keyakinan sahabat jadi pacar dan diselingkuhin empat orang ini dalam gundah gulananya memutuskan untuk melakukan perjalanan untuk mengantarkan rasa dan kenanganDisertai rhyme dari permainan hashtag #rhyme di twitter empat orang pengicau menuturkan kisahnya masing2 Secara pribadi aku merasa jadi orang kelima di sini sungguhpun di tiap halamannya aku menemukan kisah kisah dan pikiranku

  4. Yenni maria says:

    melupakan itu tak segampang yang dikatakan lho apalagi dengan mudahnya bilang move on pada intinya manusia tidak dirancang untuk melupakan walaupun sudah melanglang buana ke negri yang terjauh sekalipun memori ada agar kita mengingat dan mengambil positifnya sedangkan move on itu kuncinya sederhana membuka hati dengan yang baru begitulah kira kira isi buku ini i love the story dan para penulisnya yg dengan manisnya mengaduk aduk perasaan dari yang lucu sedih kemudian lucu lagi

  5. Almira Nuringtyas says:

    45 from 5 stars ;Sukses banget mengobati galau yg mendadak nyerang gue sejak beberapa hari lalu hihiEmosinya dapet banget jalan jalannya juga dapet banyak uotes2 makjleb juga yg sukses menyindir gue hahahaPaling suka sama bagiannya Kak Mia mellow banget feelnya tapi konsep mengosongkan koper hati itu kecejadi pengen travelling juga biar bisa bnr2 move on jadi curhatsukses buat keempat penulisnya btw gue baca blognya Kak Grahita gelaphcom keren deh isinya XD

  6. Khadijah Nasir says:

    Baca sambil2 dlm perjlnan Bandung Jakarta Dan sewaktu senggap spjg kembara di jakarta Simple buku yang membangkitkan semangat kembara di jiwa pengembara Siap baca terus google sleeping bus pegi Singapore HahahhahahaBerkenaan move on Ya ianya hanya memerlukan momen yg tepat

  7. Sindy Shaen says:

    Novel keroyokan kata salah satu penulisnya yang sangat menarik untuk dibaca Ceritanya yang dibalut rhyme yang cantik dan alur cerita yang asyik membuat kisahnya fantastik dengan ending yang menarik jadi ikut ikutan nge rhyme DTema yang diangkat dalam novel ini adalah tentang MOVE ON Bahasan yang menarik yang disajikan oleh 4 penulisnya yang melakukan traveling ke tempat tempat berbeda dimana pada saat itu keempatnya tengah merasakan yang namanya patah hati Yup seperti judulnya traveloveing kata love yang di tengah sangat mewakili alasan keempatnya untuk melakukan traveling; patah hati karena putus cinta dan berusaha untuk move onAda Dendi yang bercerita tentang traveling nya ke Singapura tapi malah dibayang bayangi kenangan bersama mantan kekasihnya yang tinggal jauh darinya karena tuntutan pekerjaan Dan kisah cintanya yang kandas karena sang kekasih tak sanggup lagi menjalani LDR Long Distance Relationship padahal ia telah berkorban terbang ribuan kilometer menghabiskan jutaan rupiah untuk tiket hanya untuk menemui sang mantan kekasih Menurutnya LDR is suck karena hanya mereka yang kuatlah yang mampu menjalaninyaWell kisah Dendi berlanjut lewat pertemuannya yang terjadi secara kebetulan dengan seorang gadis asal Indonesia di patung Merlion Gadis yang bernama Riani itu kemudian membuat Dendi penasaran dan kemudian nekad mengejarnya sampai ke Phuket Thailand Saat itu Dendi yakin bahwa ia telah jatuh cinta pada Riani Love at the first sight yang membuatnya seakan lupa pada kenangan tentang mantan kekasihnya Keseruan cerita diwarnai dengan pengorbanan selama melakukan pengejaran itu disajikan dengan bahasa yang ringan dan menghibur hampir mirip sih sama gaya bercerita si poconggg tapi tetap saja kocakLalu ada Grahita yang melakukan traveling ke Bali bersama teman temannya Namun tetap membawa kenangan bersama mantan kekasihnya si Mr Kopi di benaknya Kisah cintanya yang lumayan menyedihkan karena mereka harus putus karena perbedaan keyakinan cukup menguras emosi pembaca Tapi tetap saja keseruan traveling selama di Bali yang dituturkan penulis membuat pembaca ngiler dan ingin juga kesana rafting berenang makan makanan yang enak enak dan berfoto bersama teman teman Apalagi gaya bahasanya yang ringan dan kocak serta pertanyaan pertanyaan cerdas yang ia ajukan seakan diajukan kepada pembaca sangat menarik dan punya warna tersendiriSelanjutnya ada Roy yang melakukan traveling ke Malaysia untuk menyaksikan pertandingan sepakbola klub favoritnya Liverpool bersama temannya Arya dengan terlebih dahulu ke Singapura dan dengan sleeping bus menuju ke Malaysia Tempat tempat eksotis yang mereka kunjungi kejadian kejadian menyebalkan nan melelahkan namun ada juga yang menggelitik yang mereka alami serta bayangan tentang mantan kekasihnya si sepatu yang dulunya sayang sendal disajikan dengan bahasa yang ringan dan kocak Kisah yang tidak garing yang diceritakan oleh seorang lelaki yang pernah galau karena patah hati ditinggal kekasih kata penulisnya merasa tertepikan sehingga menyebabkan ia berkali kali mengalami kekosongan ception istilah yang keren dan melakukan traveling untuk mencari momen move on nya Dan ia pun berhasil mendapatkan momen move on itu setelah berlelah lelah berlarian mengejar sleeping bus yang meninggalkan ia dan Arya tertatih menaiki 272 anak tangga di Batu Cave dan setelah menyaksikan pertandingan Liverpool di stadion Bukit Jalil bersama dengan supporter yang lain menyanyikan lagu You'll never walk alone kemudian tersadar dari ketakutannya selama ini untuk move on dan akhirnya memiliki keyakinan untuk cinta yang baru; keyakinan untuk sepatu yang lain yang pasti akan menyayangi sendal Kisahnya menghibur tapi jujur bikin nangis beneranAnd last but not least ada Mia sengaja ditaruh di paling akhir karena tulisannya yang paling aku suka D Mia bercerita tentang perjalanannya ke Dubai untuk auditor training dia beruntung menjadi satu satunya utusan perusahaan dan menikmati penerbangan kelas bisnis di maskapai penerbangan kelas atas akomodasi transportasi gratis yang aduhai bikin semua orang iri termasuk saya D Perjalanan ribuan kilometer dengan membawa koper yang penuh berisi kenangan bersama mantan kekasihnya; seseorang yang awalnya adalah sahabatnya dan kemudian menjadi kekasihnya namun pada akhirnya menjadi seperti orang asing baginya friend before lover stranger after lover yang disajikan dengan bahasa yang manis sangat nikmat untuk dibaca karena berisi uotes yang fantastik dan cerdas namun tetap rendah hatiMia menyadari bahwa Kenangan ada di tempat yang pintunya sudah kita tutup tapi bisa muncul kapan pun bila kita menutup mata Biarkan dia muncul sesekali tapi abaikan seringkali hal 172 Sulit memang karena hampir di setiap tempat ter wow yang ia kunjungi Abu Dhabi Mall of Dubai Burj Al Arab Deira Old Souk Desert dan Burj Khalifa kenangan itu selalu muncul tanpa diundang Mia tidak melupakan kenangan itu tapi menutup dan mengabaikannya seringkali Jujur aku sangat suka dengan tulisan Mia can't wait for her next book DWell akhir kata novel ini memang sangat menarik untuk dibaca oleh kamu kamu yang suka traveling lagi patah hati pengen move on dan yang sedang menikmati hidup dan cinta seperti aku DAnd for this novel I give 8 of 10 stars It's told both sides of every story Love itSource

  8. Dian Rizki says:

    Novel ini menurut saya wajib dibaca bagi yang sedang galau karena putus cinta dan patah hati karena novel ini menceritakan ke 4 tokoh utama yang sedang patah hati dan mereka mencari cara untuk move onBener bener dipermainkan perasaannya disini apalagi disuguhi tempat tempat yang diilustrasikan dengan foto dan penjelasan yang sangat detail tiap tempatnyaIni membuat saya sebagai pembaca ingin melakukan sebuah perjalanan ketempat tempat yang ada pada buku ini benar benar novel yang bagus untuk dibaca dan patut di cerna tiap katanya yaa

  9. Marsella Eka says:

    39 dibulatkan 4Perjalanan yang jauh dapat membuat kita mengetahui siapa yang merindukan dan tidak merindukan kita sama sekali hal 164uote yg cukup jleb ini sukses buat aku manggut2 Yeah thats rigth

  10. miss hfan says:

    Mau kasih 35 bintang ga bisaPembulatan ke atas ga mauYa udah 3 aja yaaaa😊Buku ini cucok banget buat yang sedang menata hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *